Bahasa Indonesia
6.0 dari 10Tidak memiliki antarmuka resmi berbahasa Indonesia, namun berbagai aplikasi berbasis Stable Diffusion dapat digunakan untuk menghasilkan gambar dengan prompt Bahasa Indonesia maupun Inggris.
Model AI generatif dari Stability AI yang mampu menghasilkan gambar dari deskripsi teks dan menjadi dasar bagi banyak aplikasi AI visual.
Skor dihitung dari lima indikator internal PilihAI dengan bobot yang sama. Setiap indikator menggunakan skala 1–10.
Tidak memiliki antarmuka resmi berbahasa Indonesia, namun berbagai aplikasi berbasis Stable Diffusion dapat digunakan untuk menghasilkan gambar dengan prompt Bahasa Indonesia maupun Inggris.
Memiliki kurva belajar yang lebih tinggi dibanding layanan AI siap pakai, terutama jika dijalankan secara lokal.
Model tersedia secara terbuka sehingga dapat digunakan melalui berbagai aplikasi maupun dijalankan sendiri tanpa biaya lisensi.
Bermanfaat bagi kreator, desainer, peneliti, dan pengembang di Indonesia untuk berbagai kebutuhan visual.
Dapat digunakan untuk menghasilkan ilustrasi, konsep visual, aset kreatif, hingga berbagai eksperimen AI berbasis gambar.
Skor Kurator adalah evaluasi editorial internal PilihAI. Skor ini bukan rating resmi dari Stable Diffusion dan bukan hasil penelitian ilmiah.
Stable Diffusion beda kelas dari Midjourney atau Leonardo AI di daftar ini: bukan layanan siap pakai, tapi model AI terbuka yang jadi fondasi bagi banyak aplikasi lain. Skor fitur gratisnya sempurna (10/10) karena memang bisa dijalankan tanpa biaya lisensi sama sekali — asal kamu punya perangkat yang cukup kuat atau mau pakai lewat aplikasi pihak ketiga yang membangun di atasnya.
Sifat terbukanya ini yang bikin ekosistemnya jadi salah satu yang paling besar di dunia AI gambar — ada ribuan model turunan (checkpoint) yang dilatih komunitas untuk gaya visual tertentu, dari realistis sampai anime, yang tidak akan kamu temukan di layanan tertutup seperti Midjourney.
Konsekuensinya, skor kemudahannya paling rendah di kategori design (6/10) — dijalankan secara lokal butuh pemahaman teknis soal instalasi, model, dan konfigurasi yang jauh lebih rumit dibanding tinggal buka website dan ketik prompt. Ini bukan tool buat orang yang cuma mau hasil cepat tanpa mau belajar.
Paling cocok buat mahasiswa riset AI, developer yang mau membangun aplikasi berbasis AI gambar sendiri, atau kreator yang sudah nyaman dengan kompleksitas teknis dan mengejar kendali maksimal atas prosesnya — bukan buat kebutuhan cepat sekali pakai.
Ringkasan kelebihan, keterbatasan, dan konteks penggunaan berdasarkan evaluasi editorial PilihAI.